Busana Etnik Islami Karya Erna Rasyid Sukses Dipamerkan di Malaysia

Home / Berita / Busana Etnik Islami Karya Erna Rasyid Sukses Dipamerkan di Malaysia
Busana Etnik Islami Karya Erna Rasyid Sukses Dipamerkan di Malaysia Desainer Nasional yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan saat mengikuti pameran Karya Busana Muslim di Johor Malaysia (foto: Istimewa)

TIMESHALMAHERA, JAKARTA – Desainer Nasional yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan berhasil membuktikan pernyataannya, bahwa kekuatan seorang perancang bukan pada kepiawaian atau penampilan Peragawati, namun terletak pada rancangan busana yang memenuhi selera pasar. Karya yang dipamerkan di Malaysia adalah busana etnik islami.

Hal itu dibuktikan dengan suksesnya fashion show yang menampilkan hasil rancangan busana etnik Islami, karya Istri Walikota Parepare, HM Taufan Pawe ini yang digelar dalam Pameran dan Promosi Produk Ekspor ke Mancanegara di Johor, Negara Malaysia, Sabtu, 30 November 2019, lalu.

Dalam acara itu, sebanyak 15 rancangan Erna yang terbuat dari kain tenun Toraja dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil memukau perhatian pengunjung yang berasal dari 17 negara.

Erna-Rasyid-2.jpg

CEO Ketua Pegawai Eksekutif ANGKASA (Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia), Nasir Khan, sebagai penyelenggara menyebutkan, 17 negara yang hadir menyaksikan acara fashion Erna Rasyid Taufan dalam kegiatan pameran produk lokal yang diselenggarakannya, di antaranya Korea, Philipina, Thailand, Arab Saubi, Sri Lanka, Cina, India, Jordan, Singapura, Malaysia, Indonesia, Myanmar, Nepal, Vietnam, Kamboja, dan Laos.

"Terdiri dari 10 negara ASEAN dan beberapa negara di Asia, jadi jumlah negara yang hadir dalam pameran ini, serta menyaksikan pertunjukan fashion show Ibu Erna ada 17 negara," ungkap Nasir Khan dalam rilis tertulis yang diterima TIMES Indonesia di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Sementara, salah satu pengunjung dari kebangsaan Malaysia, Ari Raja Riswan Ismailya mengaku, takjub dengan hasil rancangan Erna Rasyid Taufan yang mengikuti selera pasar dunia.

"Luar biasa, rancangan Ibu Erna begitu mengikuti mode pasar internasional. Pakaian yang dibuat, etniknya kelihatan banget. Kerang sebagai khas dari rancangannya menonjolkan produk lokal menjadikan bernilai jual tinggi," aku Ari, sapaan Ketua Komite Kadin Fashion Designer di Malaysia ini.

Ia menguraikan alasan sehingga rancangan busana etnik Islami Erna Rasyid Taufan dikatakan mengikuti selera pasar dunia. “Saya melihat rancangan Ibu Erna di dalamnya sesuai dengan etnik Maroko, Turki, Arab Saudi, India, dan Malaysia, serta beberapa etnik di beberapa negara,” papar Ari.

Ia juga mengagumi ide Erna Rasyid Taufan yang berhasil menginspirasi para muslimah melalui rancangan dengan mengangkat budaya serta potensi di daerahnya. “Beliau benar-benar menginspirasi kami lewat rancangan busana etnik Islaminya,” jelas Ari.

Ketua Wilayah Kadin Fashion Designer of Indonesia, EriantiRasyid yang ikut mendampingi dan menjadi salah satu Peragawati dari salah satu rancangan itu mengatakan, hasil rancangan Erna Rasyid Taufan dengan kerang sebagai salah satu potensi alam di Kota Parepare berhasil memikat perhatian dunia.

Dia meyakini, rancangan Erna tak hanya mengangkat nama Kota Parepare, dan Sulawesi Selatan, tetapi juga Indonesia.

Mengusung konsep etnik Islami yang mendasari, Erna Rasyid Taufan sendiri merancang busana tersebut sebagai daya tarik bagi seseorang dalam mencintai produk lokal dan berpakaian syar’i sesuai ajaran Islam.

Wanita berlatar belakang ustadzah yang konsisten berdakwah tak hanya lewat lisan dan tulisan (buku) ini menamai koleksinya bertajuk “The City of Parepare Goes to World”.

Tuntutan bekerja dan berkarya bukan hanya sebagai seorang Istri dan ibu rumah tangga biasa, kini kata dia, kebutuhan tampil syar’i dan memiliki identitas yang mencerminkan asal budaya nusantara Adi Luhung menjadi inspirasi Erna Rasyid Taufan dengan memadukan kain-kain tenun Toraja dan NTT serta mengangkat kerajinan kerang ke dalam rancangannya.

"Koleksi dari rancangan saya kali ini, Busana Etnik Islami menonjolkan beberapa negara yang ada musim dinginnya. Ke depan, saya akan merancang blazer, dengan tetap menjadikan kerang Parepare sebagai ciri khas. Ini yang patut kita syukuri karena Parepare memiliki potensi yang harus dimanfaatkan, kita tidak boleh latah dengan potensi daerah-daerah lain, cukup dengan bersyukur dan memaksimalkan potensi yang ada di daerah kita, Insyaallah daerah kita akan maju dan berkembang," pungkas Hj Erna Rasyid Taufan Desainer Nasional yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com